Menilai orang lain sebagai kafir,
sesat dan terkutuk, Siapakah yang berhak mengatakan kata-kata itu ? dan apa
akibat yang akan dialami jika seseorang dicap sebagai kafir, sesat dan
terkutuk. Ada anggapan umum, yang dianggap mempunyai wewenang untuk menyatakan
kafir, sesat dan terkutuk biasanya adalah elit-elit
tokoh agama. Mereka dianggap
mempunyai wewenang itu karena pengetahuan dan pemahaman mereka tentang kitab
suci. Dalam sebuah agama, orang-orang ini mempunyai pengaruh besar. Elit agama
yang jumlahnya sedikit mempunyai pengaruh besar dalam memberikan tafsir atas
teks kitab suci. Orang biasa yaitu umat yang biasanya mengikuti kata-kata tokoh
ini. Akibat mendapat cap kafir, sesat dan terkutuk kelompok atau pribadi yang
mendapat perlakuan tidak adil. Kita seringkali melihat siapa yang berbicara
namun tidak menyimak apa yang diucapkan. Tidak ada seorang manusia yang berhak
mengatakan kafir, sesat dan terkutuk. Jadilah orang yang rendah hati. Semoga saja
0 komentar: