Wednesday, 16 December 2015

PEKERJAAN BAIK

by bennyfasak  |  in Gaya hidup at  18:21


Salah satu tanggungjawab manusia adalah bekerja.  Dengan bekerja manusia memperoleh rezeki dan menyumbang bagi kemajuan ilmu dan teknologi. Terutama dengan bekerjalah manusia dapat meningkatkan taraf hidup kebudayaan dan etis masyarakatnya. Manusia dipanggil untuk bekerja. Kegiatan apapun entah jasmani, intelektual, terserah bentuk dan keadaannya dapat dianggap pekerjaan. Kerja membedakan manusia dari mahluk lain di bumi ini, maka kerja sungguh memperoleh bentuk khasnya manusia dan kemanusiaan. Sifat manusiawi itu menentukan martabat kerja.
Semua pekerjaan baik atau tidak ternyata bukan ditentukan oleh jenisnya dan tingkat pendidikan seseorang, tukang sapu, tukang bangunan, tukang becak, guru, dokter dan lain-lain, bisa bekerja lebih baik karena menghayati profesinya dengan sungguh-sungguh dari pada para politisi, birokrat, penegak hukum, negarawan dan lain-lain, yang cara kerjanya amburadul karena terbukti korupsi, pertanyaannya adalah mengapa tukang sapu, tukang bangunan, tukang becak  dan lain-lain yang pendidikannya jauh lebih rendah secara etis, mereka dapat bekerja dengan baik ?
Sebuah pekerjaan dikatakan baik apabila orang yang bekerja menghayati pekerjaannya sebagai sebuah panggilan jiwa. Pekerjaan yang dilakukan dengan sepenuh hati, baik dan jujur, berarti manusia ikut ambil bagian dalam karya Sang Pencipta dan sekaligus memuliakanNYA. Manusia menyadari itu dan menginsafi panggilannya yang paling luhur sebagai teman sekerja.
Pekerjaan yang baik menghasilkan rezeki yang baik pula untuk menghidupi diri dan keluarga. Pekerjaan baik dapat menghasilkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa merusak lingkungan, merendahkan martabat manusia apalagi sampai memperbudaknya. Lewat pekerjaan manusia berusaha untuk menyempurnakan diri dengan mengembangkan bakat dan kepribadiannya. Dengan menyumbang pada sesama manusia terlebih bagi mereka yang tidak memiliki pekerjaan atau para penganggur. Para pemberi kerja hendaknya sedapat mungkin menghindari putus hubungan kerja sebab pengangguran merendahkan martabat orang, pengangguran tidak dapat mengembangkan diri baik secara pribadi maupun sebagai anggota kelompok masyarakat.
Sebaiknya, bila kita bekerja asal-asalan tidak sesuai dengan aturan dan komitmen menggunakan waktu dan fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi, bersikap dan kepribadian tidak jujur, merampas yang bukan haknya, jelas bahwa manusia seperti itu adalah manusia yang tidak bertanggungjawab. Cara-cara seperti ini tidak akan menghasilkan pekerjaan baik, tetapi sebaiknya.  

0 komentar:

Powered by Blogger.
Proudly Powered by Blogger.