Salah satu tanggungjawab manusia adalah bekerja. Dengan bekerja manusia memperoleh rezeki dan menyumbang bagi kemajuan ilmu dan teknologi. Terutama dengan bekerjalah manusia dapat meningkatkan taraf hidup kebudayaan dan etis masyarakatnya. Manusia dipanggil untuk bekerja. Kegiatan apapun entah jasmani, intelektual, terserah bentuk dan keadaannya dapat dianggap pekerjaan. Kerja membedakan manusia dari mahluk lain di bumi ini, maka kerja sungguh memperoleh bentuk khasnya manusia dan kemanusiaan. Sifat manusiawi itu menentukan martabat kerja.
Sebuah pekerjaan dikatakan baik
apabila orang yang bekerja menghayati pekerjaannya sebagai sebuah panggilan
jiwa. Pekerjaan yang dilakukan dengan sepenuh hati, baik dan jujur, berarti
manusia ikut ambil bagian dalam karya Sang Pencipta dan sekaligus
memuliakanNYA. Manusia menyadari itu dan menginsafi panggilannya yang paling
luhur sebagai teman sekerja.
Pekerjaan yang baik menghasilkan
rezeki yang baik pula untuk menghidupi diri dan keluarga. Pekerjaan baik dapat
menghasilkan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi tanpa merusak lingkungan,
merendahkan martabat manusia apalagi sampai memperbudaknya. Lewat pekerjaan
manusia berusaha untuk menyempurnakan diri dengan mengembangkan bakat dan
kepribadiannya. Dengan menyumbang pada sesama manusia terlebih bagi mereka yang
tidak memiliki pekerjaan atau para penganggur. Para pemberi kerja hendaknya sedapat
mungkin menghindari putus hubungan kerja sebab pengangguran merendahkan
martabat orang, pengangguran tidak dapat mengembangkan diri baik secara pribadi
maupun sebagai anggota kelompok masyarakat.
Sebaiknya, bila kita bekerja
asal-asalan tidak sesuai dengan aturan dan komitmen menggunakan waktu dan
fasilitas kantor untuk kepentingan pribadi, bersikap dan kepribadian tidak
jujur, merampas yang bukan haknya, jelas bahwa manusia seperti itu adalah
manusia yang tidak bertanggungjawab. Cara-cara seperti ini tidak akan
menghasilkan pekerjaan baik, tetapi sebaiknya.
0 komentar: