Wednesday, 2 December 2015

MENGUTAMAKAN KASIH

by bennyfasak  |  in Gaya hidup at  14:25


Seorang dokter yang sedang bergegas masuk ke dalam ruang operasi dicegat oleh seorang bapak dari anak yang akan dioperasi oleh dokter tersebut. “ Kenapa lama sekali anda sampai ke sini  ? apakah anda tidak tahu bahwa nyawa anak saya terancam  jika tidak segera operasi “ ? kata dia. Dokter itu tersenyum, “ Maaf, saya tidak sedang di rumah sakit tadi, tetapi saya secepatnya kesini setelah ditelepon rumah sakit.
Kemudian dia menuju ruang operasi. Setelah beberapa jam dia keluar dengan senyuman di wajahnya. “ Syukurlah…. Keadaan anak anda kini stabil.” Tanpa menunggu jawaban sang ayah, doktertersebut berkata: “ Suster akan membantu anda, jika ada yang anda ingin tanyakan.” Dokter tersebut berlalu.
“Kenapa dokter itu angkuh sekali ? dia seharusnya memberikan penjelasan mengenai keadaan anak saya !” kata bapak itu. Sambil meneteskan air mata suster mrnjawab : “ Anak dokter tersebut meninggal dalam kecelakaan kemarin sore, ia sedang menguburkan anaknya saat kami menelponnya untuk melakukan operasi pada anak bapa. Sekarang anak anda telah selamat, dia bisa kembali berkabung.
Kata – kata yang kasar dan tidak bersahabat dari orang lain bisa menciptakan sebuah konflik bathin yaitu tumbuh kebencian dan amarah yang meledak-ledak. Bisa membuat hati kita tertutup kepada siapapun. Kisah ini meningatkan pada seorang Guru sejati yang mengatakan bahwa “ kasihilah sesamamu seperti dirimu sendiri” kisah ini memaknai tugas dan pelayanan seorang dokter dengan undang-undang kasih. Bisa saja ketika dia mendapatkan kata-kata kasar dari orang tua pasien, kemudian dia marah dan pergi meninggalkan pasien tersebut. Tetapi dia lebih menutamakan bahasa kasih.
Dari cerita singkat ini, marilah kita menjadi pembawa kasih dimanapun kita berada dalam kehidupan sehari-hari..

0 komentar:

Powered by Blogger.
Proudly Powered by Blogger.