Kita seringkali merasa bahwa kita paling benar di dalam kehidupan ini. Kita sering menyalahkan orang lain. Kita juga sering melihat orang lain sebagai penyebab adanya ketidakberesan dalam hidup.
Akhirnya adalah kita sukar
mengampuni orang yang berbuat salah terhadap kita, atau menurut kita mereka
berbuat sebuah kesalahan. Maka perdamaian di dalam hidup bersama menjadi suatu
kenyataan yang tak mudah terwujud. Kita lebih suka hidup dalam permusuhan. Maka
hendaklah kita hidup berdasarkan prinsip iman. Oleh sebab itu kita harus
merenungkan tiga hal sebagai berikut :
Pertama :
Prinsip iman tidak cukup hanya
berhenti pada sebuah pemahaman saja. Apa yang kita pahami baru menjadi sempurna
kalau dinyatakan dalam sikap hidup.
Kedua :
Kita membangun hidup berdasarkan
iman, misalnya kejujuran, tidak pura-pura, sabar dan tidak mudah marah terhadap
orang lain, mudah memaafkan, mau hidup berdampingan secara damai dengan orang
lain.
Ketiga :
Dunia penuh kebencian serta mentalitas
balas dendam. Kita sebagai seorang yang beriman membangun kedamaian kasih dan
menyatakannya dalam tindakan. Berdamailah dengan sesama seperti berdamai dengan
diri sendiri.
0 komentar: