Saturday, 14 November 2015

BAHAGIA KARENA MEMBERI

by bennyfasak  |  in Bahasa Indonesia at  08:24

Banyak orang yang sangat menderita hidup berdampingan di antara kita. Fakir miskin, orang miskin dan orang hampir miskin.  Selain itu terdapat pula orang yang tiba-tiba menjadi miskin dan menderita karena bencana alam seperti gempa bumi, tsunami, gunung meletus, banjir, tanah longsor dan kekeringan. Bencana sosial pun seperti konflik sosial dapat menyebabkan banyak orang menderita. Di banyak tempat kita menemukan juga para penyandang cacat, gelandangan, pengemis, tunasusila, pengidap penyakit HIV/ AIDS, pecandu atau penderita narkoba, dan lain sebagainya. Sementara itu kita sendiri melihat “ Ada seseorang yang selalu berpakaian jubah ungu dan kain halus dan setiap hari ia bersukacita dalam kemewahan” (Luk 16:19) Hedonisme, konsumerisme sangat kuat dalam diri kita sehingga kita lupa memberi perhatian kepada orang – orang itu. Kita lebih cenderung menyerahkan tanggungjawab kepada pemerintah dan yayasan-yayasan sosial untuk mengatasi persoalan ini. Apa yang kita sendiri lakukan ?
Orang yang mengalami kebahagiaan justru karena mereka memberikan milik, harta, perhatian, kasih bahkan seluruh hidupnya bagi para penderita ini. Kebahagiaan diperoleh justru dengan memberikan bukan dengan menerima, menimbun, mengumpukan, menimbun penuh sesak sampai berbau dan berpenyakit.
Egosime dan konsumerisme sekarang ini sangat mencekam dan memenjarakan kita. Banyak orang hidup dalam penjara materialisme dan individualisme. Akibatnya mereka mereka mengalami kebahagiaan semu, fiktif dan khayalan. Mereka hidup seolah-olah bahagia namun mereka sendiri menciptakan neraka bagi dirinya sendiri. Perlahan-lahan mereka mengucilkan diri dari persekutuan dengan Allah dan sesama.
Sederhana saja, beberapa orang kaya yang egois sebelum meninggal dunia, mereka menderita banyak penyakit, diadili dan masuk penjara, difitnah, dicercah dan dikucilkan. Perlahan-lahan pribadinya membusuk, hidupnya tak bermakna, dilupakan orang bahkan dikutuk keluarganya.
Maka benar kata Luk 16:25 tentang orang kaya dan Lazarus.

0 komentar:

Powered by Blogger.
Proudly Powered by Blogger.