Saturday, 19 September 2015

ORANGTUAKU TIDAK MAMPU

by bennyfasak  |  in Stories at  09:23



Ada seorang anak yang tampak kumal, badannya bau sehingga dijauhi teman-temannya. Tak seorangpun yang mau berteman dengannya. Kalau di kelas dia selalu menyendiri, tidak punya teman. Dia masuk sekolah tetapi tidak punya catatan, juga tidak memperdulikan kegiatan pembelajaran.
Hal itu membuat gurunya penasaran.
Bertanyalah sang guru kepada teman sekelasnya, dimana rumah anak itu, namun tak seorangpun tahu. Anak itu tidak mau menunjukkan alamat tempat tinggal dia. Rupanya dia minder, rendah diri. Meskipun demikian sang guru tidak menyerah. Dia tidak mau salah mengambil tindakan. Dia bertekad untuk mencari alamat rumah anak itu. Dia ingin bertemu dengan orangtuanya dan mengetahui kondisi rumah tangga orang tuanya. Dia ingin tahu apa sebenarnya yang terjadi dengan anak itu.
Sang guru memutuskan untuk membuntutinya ketika pulang sekolah. Diam-diam si guru mengikuti anak itu dari belakang sampai tiba di rumah anak itu. Dia tidak membayangkan sebelumnya bahwa rumah anak itu sangat jauh. Untuk bisa mencapai tempat itu, dia harus berjalan keluar masuk gang-gang sempit dan kumuh. Namun berkat kesabaran dan ketulusan guru itu akhirnya sampai di rumah anak itu.
Betapa terharu hati sang guru melihat kondisi rumah dan keluarga anak itu. Rumahnya sempit, berlantai tanah. Ayahnya tidak memiliki pekerjaan tetap, hanya bekerja serabutan. Adik-adiknya banyak dan masih kecil-kecil.
Si anak terkejut mengetahui gurunya datang ke rumahnya. Dia juga heran bagaimana gurunya bisa tahu rumahnya. Sedangkan sang guru sendiri terenyuh hatinya. Kondisi keluarganya yang tidak mampu dan orang tuanya yang tidak memiliki pekerjaan tetap membuat anak itu kurang mendapat perhatian dan sentuhan hati. Keperluan sekolahpun tidak dapat terbeli. Jadi tidak heran kalau tidak tidak memiliki peralatan sekolah satupun.
Setelah berbincang-bincang dengan orang tuanya, sang guru tahu kondisi sebenarnya. Hatinya terketuk untuk membantu anak itu. Salah satu bantuan sang guru adalah pendekatan hati, selain itu sang guru memberi motivasi belajar dengan baik dan juga membelikan buku dan alat-alat sekolah lainnya.
Tahukah anda apa yang terjadi ?
Keesokan harinya anak itu berangkat sekolah pagi-pagi dan sampai di sekolah paling awal. Dia tidak berulah lagi seperti sebelumnya. Dia memperhatikan penjelasan guru dan mengikuti pembelajaran dengan baik. Dia menjadi seorang siswa yang baik, dan semangat belajarnya meningkat. “Pendekatan hati memang sangat ampuh dan mulia”. (Benny Fasak)

0 komentar:

Powered by Blogger.
Proudly Powered by Blogger.