Sunday, 13 September 2015

BELAJAR DARI KEHIDUPAN SANG ELANG

by bennyfasak  |  in Stories at  11:29



Elang adalah jenis unggas yang mempunyai umur yang paling panjang di dunia. Umurnya bisa mencapai 70 tahun, tetapi untuk mencapai umur sepanjang itu, se ekor elang harus membuat suatu keputusan sangat berat pada umurnya yang ke-40. Ketika elang berumur 40 tahun, cakarnya mulai menua, paruhnya menjadi panjang dan membengkok sampai hampir menyentuh dadanya. Sayapnya pun menjadi sangat berat karena bulunya sudah tumbuh begitu lebat dan tebal sehingga sangat menyulitkannya waktu terbang. Pada saat itulah elang mempunyai 2 pilihan: menunggu kematian atau mengalami suatu proses transformasi yang sangat menyakitkan. Suatu proses yang teramat panjang selama 150 hari. Untuk melakukan transformasi itu, elang harus berusaha keras
untuk terbang ke puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal di sana selama proses transformasi berjalan.
Pertama-tama elang harus mematukan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut lepas dari mulutnya, kemudian berdiam beberapa lama menunggu tumbuhnya paruh yang baru, dengan paruh yang baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu-persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar baru sudah tumbuh ia akan mencabut bulu badannya satu demi satu. Suatu proses yang panjang dan sangat menyakitkan. Tetapi 5 bulan kemudian bulu-bulu elang yang baru sudah tumbuh kembali. Elangpun mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar yang baru, elang tersebut mulai menjalani 30 tahun kehidupan barunya dengan penuh energy.
Dalam kehidupan kita ini, kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yang sangat berat untuk memulai suatu proses pembaruan, kita harus berani dan mau membuang semua kebiasaan lama yang mengikat meskipun kebiasaan lama itu adalah sesuatu yang menyenangkan. Kita harus rela meninggalkan prilaku lama kita agar kita mulai dapat terbang kembali menggapai tujuan yang lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama dan membuka diri untuk belajar hal-hal yang baru, maka kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yang terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dengan penuh keyakinan.
Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan kitalah sang penguasa atas diri kita masing-masing. Jangan biarkan masa lalu mengumpulkan asa dan melayuhkan semangat kita.
Kita adalah elang – elang itu. Perubahan pasti terjadi, maka itu kita harus berubah.

0 komentar:

Powered by Blogger.
Proudly Powered by Blogger.